Pemerintah Indonesia akan berangkat ke Australia untuk mempelajari hak penerbit

TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah Indonesia akan mempelajari prosedur pelaksanaannya hak penerbitan tinggal di Australia. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong, mengatakan pihaknya menunggu kepastian undangan dari Negeri Kanguru.

“Australia akan mengajak kita belajar bagaimana menerapkan hak penerbit. Mereka sepakat untuk menjadwalkan kunjungan ke Kementerian Luar Negeri,” kata Usman saat konferensi pers di Gedung Kominfo, Jakarta, Jumat, 3 Mei 2024.

Hak penerbit merupakan hak penerbit yang peraturannya telah disahkan oleh Presiden Joko Widodo pada Februari 2024. Melalui Keputusan Presiden (Perpres) Nomor 32 Tahun 2024, Jokowi menegaskan skema kemitraan antar penyedia platform digital dan perusahaan percetakan di Indonesia.

Australia menjadi acuan karena diyakini berhasil menerapkan hak penerbit. Negara ini sudah memiliki undang-undang khusus yang disebut Kode negosiasi media berita (NMBC) – kebijakan yang identik dengan hak penerbit yang dibuat oleh pemerintah Indonesia.

Menurut Usman, sifat hak penerbitan masih belum diketahui sehingga Indonesia perlu belajar dari negara-negara yang berpengalaman menggunakan peraturan tersebut. “Karena kami adalah negara pertama di Asia yang memiliki peraturan ini, kami harus banyak belajar terlebih dahulu.”

Periklanan

Dipromosikan di Forum Air Dunia ke-10

Pemerintah Indonesia berencana memperkenalkan peraturan hak penerbit pada agenda World Water Forum ke-10 yang akan diselenggarakan di Bali pada 18-25 Mei 2024. Tujuannya untuk menampilkan Indonesia di kancah internasional. Selain itu, banyak jurnalis nasional dan internasional serta pemimpin berbagai negara akan berpartisipasi dalam forum ini.

“Ada rencana untuk memperkenalkan peraturan ini (hak penerbit),” kata Usman.

Pilihan Redaksi: Izin pengoperasian Starlink selesai, Kominfo: Kecil kemungkinan masuk Jakarta



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *