5 negara ini mengalami cuaca yang sangat panas, berhati-hatilah saat mengunjunginya

TEMPO.CO, JakartaCuaca sangat panas mempengaruhi beberapa wilayah di Asia Selatan. Beberapa negara telah melaporkan dampak buruk dari cuaca ekstrem ini. Faktanya, kenaikan suhu disebut-sebut dapat menyebabkan kematian. Dampaknya, beberapa daerah memberlakukan pembatasan kegiatan, bahkan menutup sementara sekolah dan beralih dari pembelajaran di kelas ke pendidikan online. Menurut laporan dari berbagai sumber, inilah 5 negara Asia yang sedang mengalami panas ekstrem.

1. Myanmar

Myanmar mereka mencatat suhu tertinggi di bulan April sebesar 48,2 derajat Celcius. Panas ekstrem melanda kota Chauk di wilayah Magway Myanmar pada Minggu lalu. Menurut pernyataan dari kantor meteorologi di sana, suhu tertinggi tercatat di Myanmar pada bulan April sejak pencatatan dimulai 56 tahun lalu.

2. Vietnam

Media Vietnam melaporkan bahwa cuaca panas menyebabkan orang berbondong-bondong mencari perlindungan di pusat siber ber-AC di kawasan bisnis Kota Ho Chi Minh. Badan Meteorologi Vietnam memperingatkan risiko kebakaran hutan, dehidrasi, dan sengatan panas karena suhu udara di beberapa wilayah utara dan tengah Vietnam diperkirakan antara 40,2 hingga 44,0 derajat Celcius.

Badan tersebut melaporkan pada Minggu, 28 April, suhu udara baru akan turun pada Rabu, 1 Mei mendatang. Selain itu, seiring konsumsi listrik yang mencapai rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir, perusahaan listrik milik negara Vietnam mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan AC secara berlebihan.

3. Thailand

Badan Meteorologi Thailand telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk menghindari aktivitas luar ruangan dalam waktu lama. Suhu panas di Bangkok diperkirakan akan terus meningkat hingga 52 derajat Celcius.

Kementerian Kesehatan mengatakan pada Rabu malam bahwa 30 orang meninggal karena sengatan panas antara 1 Januari dan 17 April. Pada periode yang sama tahun lalu, jumlah korban meninggal mencapai 37 orang.

4. India

Bangladesh mencatat rekor suhu tertinggi terakhirnya sejak 1948. Delapan orang, termasuk 2 orang guru, tewas akibat panas tersebut. Pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk menutup sekolah ketika suhu ekstrem masih berlangsung.

Laporan dari Di antaraGelombang panas melanda Bangladesh selama 29 hari berturut-turut. Diperkirakan tidak akan ada lagi hujan atau penurunan suhu selama tiga hari ke depan. Suhu yang tercatat di kota Dhaka distrik Chuadanga pada Jumat diketahui mencapai 39-42,7 Celcius.

5. Filipina

Layanan Cuaca Nasional Filipina memperingatkan indeks suhu tinggi. Badan tersebut menekankan bahwa Filipina berada dalam kategori “bahaya”. Suhu panas yang diperkirakan terjadi di negara ini adalah 42-51 derajat Celcius.

Pemerintah Filipina juga merekomendasikan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan karena risikonya. Selain itu, sekolah disarankan untuk mengadakan pendidikan online untuk melindungi siswa dari suhu tinggi.

Suhu ekstrim yang sering terjadi disebabkan oleh peristiwa El Nino atau pemanasan suhu permukaan laut. Pada tahun 2023, El Nino bergerak cepat pada bulan Juli hingga Agustus dan mencapai puncaknya pada bulan November hingga Januari 2024. Peristiwa El Nino terjadi setiap dua hingga tujuh tahun sekali dengan rentang waktu rata-rata sembilan hingga dua belas bulan. Pola iklim ini terjadi secara alami dan dipengaruhi oleh aktivitas manusia.

Dampak El Nino yang terjadi pada tahun 2023 baru terasa setahun kemudian, yakni pada tahun 2024. Sekretaris Jenderal WMO, Prof. Taalas mengatakan tahun ini kemungkinan akan menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat. Hal ini juga disebabkan oleh pengaruh peningkatan konsentrasi gas rumah kaca.

Prakiraan terbaru dan penilaian para ahli mengenai suhu ekstrem menunjukkan kemungkinan besar pemanasan terus berlanjut Samudera Pasifik Khatulistiwa Timur Tengah selama paling sedikit empat musim berikut yang tumpang tindih selama 3 bulan: November-Januari, Desember-Februari, Januari-Maret, dan Februari-April 2024.

TIARA JUWITA | MICHELLE GABRIELA| DEWI ELVIA MUTHIARINY

Pilihan Editor: Waspadai cuaca yang sangat panas di masa peralihan, dampaknya juga bisa berdampak pada ginjal Anda



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *